Selasa, 09 Mei 2017

Kenali Jenis Kepemimpinan Anda Di dunia ini banyak sekali jenis tipe kepribadian orang, ada yang sabar ada pula yang tempramental. Penting bagi kita UC Onliners untuk mengenali mana yang baik untuk dicontoh dan mana yang tidak. Tentu ada kelebihan dalam setiap tipe orang. Jika UC Onliners adalah salah satu pemimpin di dalam pekerjaan maupun pemimpin dalam keluarga, yuk mari kita simak jenisnya berikut ini :

1. Adaptif / Inovative

Merupakan tipe kepemimpinan yang mampu menyesuaikan diri dengan cepat dengan situasi atau keadaan sekitar. Bisnis layaknya hutan rimba yang ganas, siapa yang mampu beradaptasi dengan suhu dan kondisi hutan dialah yang dapat bertahan. Ini merupakan tipe yang cukup penting dan harus dimiliki setiap orang meski tidak dominan pada diri anda. Setiap bisnis pasti akan melewati masa krisisnya, dengan adanya pemimpin yang adaptif maka akan mudah menyesuaikan situasi demi keberlangsungan bisnis. Contoh paling konkrit adalah Richard Brandson yang merupakan pemimpin Virginia Group (pesawat terbang). Ia selalu mampu melihat kondisi yang ada di dalam timnya, mana yang berjalan baik dan mana yang tidak. Namun kekurangannya adalah segala resiko yang timbul akan meningkat pula. Hal ini dikarenakan selalu ada pemikiran dan ide baru yang belum tentu 100% berjalan sempurna. Jangan kawatir jika UC Onliners merupakan salah satu sosok pemimpin bergaya inovative, karena sebuah kegagalan sudah bukan lagi hambatan untuk orang dengan tipe ini.

2. Kecerdasan Emosional

Dalam psikolog, ada kaitan erat antara emosi dengan kepemimpinan. Emosi memang diperlukan dalam pemimpin, namun rata-rata pemimpin yang sukses adalah orang yang dapat mengendalikan emosinya. Pemimpin dengan tipe kecerdasan emosional mampu mengendalikan emosinya, mengatur dirinya dan membuat relasi yang baik dengan tepat. Mempengaruhi orang demi tujuan tertentu merupakan salah satu teknik orang yang memiliki tipe ini. Contoh konkritnya adalah Donna Karan. Saat ada masalah menimpa perusahaanya DKNY yaitu perusahaan fashion, ia tidak langsung terlibat langsung di dalam masalah itu dan cenderung percaya kepada orang lain untuk menyelesaikan masalah. Namun ia tidak serta merta melepas tanggung jawab, Donna tetap memonitor masalah yang ada dan memberikan solusi solusi efektif jika ada halangan. Hal ini menyebabkan semua anggota dituntut bekerja lebih kreatif untuk menyelesaikan masalah dan kepuasan tinggi karena produktivitas tim yang baik.

3. Karismatik

Orang yang memiliki ciri karismatik adalah orang yang mampu mempengaruhi orang lain dari cara kepemimpinannya. Biasanya orang dengan tipe ini memiliki watak yang gigih dan pantang menyerah. Selain itu memiliki karakter semangat yang kuat sehingga banyak orang yang kagum akan sosok dirinya. Ia juga dapat menjadi motivator yang hebat sehingga orang lain akan terpacu untuk bekerja lebih keras. Contoh nyata seperti Oprah Winfrey, ia selalu berhasil membuat mendorong orang menjadi lebih baik melalui personalitasnya. Bahkan sepertinya ia selalu memiliki kepercayaan diri yang lebih baik daripada timnya sendiri. Namun perlu disadari terkadang sifat ini juga memiliki resiko yaitu ketergantungan pada sosok pemimpinnya. Jika pemimpin tidak lagi menjabat pada posisi itu maka seluruh anggota tim bisa saja kehilangan kepercayaan diri

4. Authentic

Kata yang paling tepat untuk menggambarkan pemimpin dengan tipe authentic adalah disiplin. Setiap bisnis khususnya bisnis yang baru startup harus memiliki watak kedisiplinan. Biasanya pemimpin tipe ini memiliki rasa tanggung jawab yang besar pada tugasnya. Contoh kongkrit adalah Jeff Besoz yang tidak lain adalah pendiri dari amazon ( Website toko online terbesar di dunia). Sifatnya selalu menerapkan stardart yang tinggi pada setiap pekerjaan untuk dirinya maupun timnya. Keuntungannya adalah mampu membuat project dengan kualitas yang baik dengan kecepatan dan efisiensi yang tinggi. Namun jika hal ini dilakukan dalam jangka waktu lama beberapa orang akan merasa risih dan enggan untuk bekerja lagi dengan pemimpin tipe ini.

5. Level 5 Leader

Level 5 merupakan istilah untuk seorang pemimpin yang memiliki kecerdasan emosional yang baik juga kharismatik. Mengejar impian dengan begitu hebatnya tanpa menyerah namun memiliki hati yang baik dengan pengendalian emosi yang tepat. Sangat jarang menemukan orang dengan tipe ini. Karena pemimpin tipe level 5 mengutamakan kepentingan organisasi daripada pribadi, juga menahan ego demi kepentingan organisasi.

6. Mindful Leader

Tidak jarang kita menjumpai pemimpin dengan pemikiran lama yang sudah usang. Seperti sebuah keputusan yang didasarkan karena pengalaman lama. Padahal pengalaman itu belum tentu sama pada masa sekarang. Pemimpin yang mindful cenderung mendengarkan pendapat orang lain dan menganalisa setiap perubahan yang terjadi. Tidak mencemari keputusan dengan pemikiran lama yang belum tentu sama dengan saat ini.

7. Narsisme

Diantara yang baik ada pula yang tidak patut dicontoh. Bisa disebut kata narsisme karena terlalu mencintai dirinya sendiri. Biasanya mereka yang sudah berhasil dalam suatu hal dan cenderung menyombongkan diri sehingga tidak mau belajar lagi atau mendengarkan orang lain. Namun nyatanya pemimpin dengan tipe tidak selalu buruk juga karena mereka akan selalu memikirkan setiap kesalahan demi mencapai visi mereka.

8. No-Execuse

Bagi UC Onliners yang memiliki saudara ataupun kerabat yang bekerja di bidang militer, tentu hal ini sudah biasa. Selayaknya tentara, memiliki jiwaa yang tegas, berani dan keras. Mereka tidak akan mengampuni setiap kesalahan yang ada, semua aturan harus dilaksanakan dengan baik. Orang dengan karakter ini mampu membuat keputusan dengan cepat. Beberapa pemimpin dunia memiliki karakter ini, contohnya konkritnya adalah Tom Coughlin yang merupakan kepala pelatih perusahaan New York Giants. Ia selalu memiliki sifat keras dan berharap setiap orang akan melakukan hal yang sama. Namun kenyataanya Tom dengan sifat ini terbukti mampu mengatasi masalah yang berkaitan dengan keamanan, hukum dan keuangan dengan lebih baik daripada pemimpin lain dengan sifatnya seperti itu. Ini dikarenakan ia selalu dapat memenuhi target dan membuat keputusan yang cepat. Keras memang baik untuk beberapa hal tapi jika digunakan terlalu banyak akan membatasi kreativitas dan kemampuan mereka sendiri untuk berkarya.

Sumber: ciputrauceo

Cara Mengenali Pemimpin Anda Selama Ini

Read More

Bagi sebagian orang, membaca komik maupun manga adalah hobby yang sangat menyenangkan. Betapa tidak dilihat dari segi cerita maupun gambar semuanya terlihat lucu dan menarik. Tidak  heran banyak anak anak ketika datang ke toko buku, hanya rak bagian komik dan anime saja yang menjadi sasaran mereka. Namun pada kenyataanya komik dan anime digemari semua kalangan di dunia, mulai dari anak, remaja hingga orang dewasa. Pernahkah anda sadar, apa sih perbedaan komik dan manga ? mungkin pertanyaan itu masih saja terlontar ketika kita sering mendengar 2 istilah yang berbeda itu. Pada dasarnya komik dan anime adalah sama, yaitu buku bergambar yang menceritakan suatu kisah. Disini yang membedakan keduanya adalah asal muasal dan ciri khas dari masing-masing.


Perbedaan yang bisa kita lihat adalah istilah komik sendiri berasal dari negara barat.  Memiliki ciri-ciri  yang menceritakan tentang kisah superhero seperti contohnya catwoman, superman, spiderman dan tokoh super hero lainnya. Alur cerita yang sedikit melompat, terkadang hal ini membuat sebagian orang bingung dengan alur ceritanya karena tidak mengerti sepenuhnya isi cerita. Bentuk susunan gambar yang rapi dan terkotak kotak. Maksudnya jika anda perhatikan lebih detail, anda pasti menemukan bahwa gambaran pada komik tidak pernah keluar dari kotak kota yang ada. Ini akan membuat komik terkesan lebih kaku daripada manga karena tidak bisa mengekspresikan desain dan ide lebih baik. Bentuk karakter yang proporsional dan juga cara menggambar yang cenderung di block. Bentuk gambaran pada komik biasanya memiliki tubuh yang proporsional dengan pewarnaan yang block hitam dan putih saja, tidak ada arsiran atau degradasi warna. Namun tidak semua komik memiliki pewarnaan block hitam putih saja, saat ini sudah ada perubahan dalam pembuatan komik. Efek gradasi dan full color warna sudah dapat anda temui di dalam komik.


Mari kita simak apa yang menjadi perbedaan dari manga. Dari sisi pembuatan, manga biasanya dibuat di negara asia yaitu jepang dan korea. Memiliki ciri ciri yang menceritakan tentang karakter di luar superhero dan imajinasi dari pembuatnya. Alur cerita lebih detail dan terkadang memiliki cerita yang mundur ke belakang sehingga mudah untuk dipahami karena tidak ada cerita yang terlompati. Bentuk susunan gambar tidak baku dan tidak terkotak, anda seringkali akan menemukan karakter yang melewati pembatas kotak sehingga terlihat lebih ekspresif. Bentuk karakter juga tidak selalu proporsional, seperti contohnya kepala yang lebih besar, lengan yang lebih kurus, selalu ada bagian tubuh tertentu yang dibuat berbeda dan tidak proporsional. Dari rambut juga ditemukan lebih runcing dan tajam dibandingkan komik. Bentuk pewarnaan yang selalu hitam putih, anda tidak akan pernah menemukan manga yang berwarna seutuhnya. Biasanya pewarnaan hanya pada sampul dan halaman bagain depan saja. Memiliki gradasi yang kuat dan arsiran bisa ditemukan hampir di seluruh isi buku. Ini dikarenakan buku hanya memiliki hitam dan putih sehingga penting untuk nenambahkan efek gradasi agar terlihat lebih menarik


Lalu jika ditanya mana yang lebih baik, tentu jawabannya sangat subyektif. Tergantung selera masing masing, ada yang lebih menyukai manga karena lebih ekspresif dan kreatif, ada pula yang m,enyukai komik karena pembentukan karakter yang rapi dan alur superhero. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa manga memiliki pendukung lebih banyak, karena selalu didukung dengan uniknya cerita dan gambar yang tidak baku.

Sumber: ciputrauceo

Perbedaan Dari Komik Dengan Manga

Read More

Satu orang tidak mungkin mengerjakan semua pekerjaan. Itulah perkataan yang seringkali kita dengar. Oleh karena itu, Anda perlu mendelegasikan tugas. Delegasi tugas berarti Anda memberikan tugas Anda untuk dikerjakan sebagian oleh orang lain. Tentu itu terdengar malas dan tidak bertanggung jawab. Mungkin Anda sudah terbiasa melakukan segala hal sendirian atau sekedar perfeksionis. Tetapi delegasi tugas merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap pemimpin.

Alasan lain untuk mendelegasikan tugas adalah Anda bisa fokus ke pengembangan bisnis dibandingkan mengerjakan detail kecil. Anda mungkin suatu saat akan memperkerjakan orang untuk melakukan operasional sehari-hari dan Anda akan membuat perencanaan bagi bisnis Anda. Jadi bagaimana cara mendelegasikan tugas yang baik?

Jangan mengharapkan hal yang sempurna. Tujuan Anda mendelegasikan tugas adalah untuk menyelesaikan tugas tersebut, bukan untuk menciptakan mahakarya yang indah. Anda sebaiknya menciptakan standar pekerjaan (SOP) dan biarkan karyawan Anda mengerjakan sesuai dengan standar itu.

Berikan instruksi pekerjaan yang jelas. Pastikan karyawan Anda mengerti cara kerja di perusahaan Anda. Anda juga harus mengecek apakah ia telah menerapkan cara yang telah Anda berikan sehingga tidak merusak sistem di perusahaan Anda.

Jangan berpikir bahwa Anda satu-satunya yang bisa mengerjakan tugas itu dengan baik. Meskipun karyawan Anda mengerjakannya dengan cara yang berbeda dengan yang Anda lakukan, itu tidak serta merta dianggap salah. Yang terpenting Anda sudah menciptakan tujuan dan standar yang harus diikuti maka cara kerja bukanlah masalah. Ingat, hal terpenting dalam delegasi tugas adalah mengembangkan karyawan dan menciptakan lingkungan pekerjaan yang lebih baik.

Tujuan lain dari delegasi adalah untuk meningkatkan keahlian karyawan. Tidak berarti Anda memberikan pekerjaan yang tidak ada sukai. Ketika Anda memberikan tanggung jawab yang lebih, Anda harus siap dengan kesalahan-kesalahan yang mungkin dilakukan oleh karyawan Anda. Jangan berikan sanksi atas kesalahan apalagi jika karyawan Anda telah melakukan pekerjaan itu dengan sungguh-sungguh.

Meskipun Anda mendelegasikan tugas kepada karyawan, tidak berarti Anda dapat langsung lepas tangan. Anda harus mengecek perkembangan karyawan Anda. Tidak harus setiap saat, cukup beberapa kali sesuai dengan ketentuan Anda.

Demikian tips singkat UCEO untuk mendelegasikan tugas kepada karyawan Anda. Jangan lupa, UC Onliners, ucapkan terima kasih dan pujilah karyawan Anda jika ia telah melakukan pekerjaannya dengan baik agar ia merasa dihargai dan memberikan kualitas yang baik pula pada perusahaan Anda. Salam Entrepreneur.

Sumber: ciputrauceo

Cara Menjadi Pemimpin Dengan Cara Melegasikan Pekerjaan

Read More

Sebagai orang tua, tentunya kita sangat mendambakan kesuksesan untuk anak-anak kita. Bahkan, mungkin banyak dari kita yang berharap bahwa anak-anak harus lebih sukses dari kita. Namun sayangnya, terdapat pernyataan di luar sana; generasi pertama membangun, generasi kedua memperkokoh, generasi ketiga meruntuhkan. Pernyataan ini timbul berdasarkan fakta, bahwa banyak perusahaan yang bankrut ketika regenerasi ini mulai terjadi. Mungkin hal ini juga ditakutkan oleh kita, para orang tua, yang kelak harus mewariskan perusahaan kepada generasi-generasi kita selanjutnya.

Namun, UC Onliners tidak perlu khawatir. Dengan maraknya pendidikan entrepreneurship, ternyata para ahli juga sudah meramukan beragam cara untuk mengajarkan entrepreneurship pada anak-anak kita. Sebelum kita membahas satu per satu cara tersebut, terlebih dahulu kita harus mengetahui alasan mengapa kita harus mengajarkan entrepreneurship kepada anak sejak dini.

Mengapa pembelajaran entrepreneurship harus dimulai sejak dini? 
Menurut teori psikologi perkembangan, usia anak-anak awal adalah usia penting untuk menanamkan pembelajaran hidup pada anak. Mungkin banyak dari orang tua yang meragukan kemampuan anak-anaknya ketika masih berusia 3 sampai 8 tahun. Seorang peneliti anak-anak, Alison Gopnik, mengatakan bahwa sebenarnya, anak-anak memiliki otak yang sama dengan para ilmuwan. Anak-anak memiliki otak yang masih mudah dibentuk, penuh dengan keingintahuan, kecurigaan, dan keinginan untuk berhasil melakukan sesuatu. Bahkan, usia anak-anak adalah usia di mana anak sangat ingin mengetahui apa yang dipikirkan oleh orang lain tentang sesuatu. Inilah mengapa, adanya kontak antar orang tua dengan anak di masa awal anak-anak sangat penting dilakukan.

Demikian juga dengan pembelajaran entrepreneurship. Karena menjadi seorang entrepreneur tidak hanya bicara soal jual-beli, namun juga menuntut kreativitas, maka jati diri untuk menjadi seorang entrepreneur harus dibentuk sejak anak berusia dini.

Bagaimana cara mengajarkan entrepreneurship pada anak? Berikut ini adalah tips-tips yang disampaikan oleh Duane Spires, seorang motivator dan CEO dari Extreme Youth Sports (EYS).

1. Membuat goal setting bersama anak. Menjadi seorang entrepreneur dimulai dengan adanya sebuah visi. Ajarlah anak-anak untuk membuat daftar tentang goal yang ingin mereka capai. Sederhana saja. Misalnya, dalam seminggu ini, ia ingin dapat tidur sendiri, mandi sendiri, cuci piring, dan lain-lain. Pastikan bahwa ia membuat sendiri goal ini, Anda hanya mengawasi saja. Tempel daftar goal setting tersebut di kamar anak, dan lihatlah apakah mereka berhasil mencapainya. Jika berhasil, maka berilah penghargaan.

2. Mengajarkan anak untuk melihat peluang. 
Seorang entrepreneur juga harus jeli melihat peluang dalam masyarakat. Untuk mengaharkan kemampuan ini, mintalah anak untuk melakukan sesuatu yang agak sulit. Misal, mengambil buku di rak tertinggi. Sediakan berbagai alat yang bisa membantunya, misal kursi, meja, balok, dan lain-lain. Lalu, biarkan ia menyusun sendiri peralatan tersebut hingga perintah yang kita berikan dapat terlaksana.

3. Berjualan bersama anak. 
Bukalah stan kecil-kecilan di rumah. Misal berjualan jus, handcraft, dan lain-lain. Bisa juga Anda meminta anak-anak untuk menjual hasil karya mereka sendiri. Misal membuat gantungan kunci, aksesoris, dan lain-lain, lalu dijual pada teman-temannya.

4. Mendidik anak mengenai keluar masuknya uang. 
Penting bagi kita untuk mendidik anak-anak mengenai dari mana uang datang dan ke mana saja uang keluar, agar ke depannya mereka bisa mengatur finansial dengan lebih mandiri. Untuk itu, sebagai orang tua kita bisa mengajarkan dengan bentuk memberikan reward kepada anak dalam bentuk uang, ketika mereka telah membantu kita melakukan pekerjaan. Ajarlah untuk menabung dan mengawasi keluar masuknya uang saku mereka.

5. Mengajarkan kreativitas promosi pada anak. 
Ajak anak untk mengamati billboard, iklan di televisi, brosur, dan lain-lain. Ajaklah mereka untuk berdiskusi, kesan apakah yang ia dapatkan ketika melihat iklan-iklan tersebut. Lalu tanyakan juga, apa yang seharusnya ada dan tidak ada pada iklan-iklan tersebut.

6. Memperbolehkan anak melakukan kesalahan. 
Perlu juga bagi kita untuk tidak membatasi anak kita dalam berperilaku, walaupun ada perilakunya yang salah. Jangan selalu memberikan hukuman. Sesekali, ajaklah mereka berdiskusi, apakah perilakunya itu benar atau salah. Dan jika Anda menyalahkan perilaku tersebut, cobalah bertanya kepada anak Anda, mengapa ia dikatakan bersalah. Didikan ini akan membantu anak untuk berani mencoba.

7. Melatih anak berkomunikasi dengan berbagai cara. 
Meski kemampuan interpersonal sangat dibutuhkan untuk menjadi entrepreneur sukses, kini kemajuan teknologi telah perlahan mematikan kemampuan tersebut. Maka, ajaklah anak Anda untuk sering berkomunikasi langsung dengan orang-orang di sekitarnya. Ajari juga mereka menuliskan surat dengan bahasa yang baku kepada Anda. Dan ajarkan juga menuliskan email dengan bahasa baku, tidak disingkat-singkat. Email serta surat itu tidak harus berisi sesuatu yang bermanfaat. Biarkan saja mereka bercerita mengenai hari-harinya kepada Anda.

8. Mengajarkan kepada anak untuk memberi. 
Ketika mengajak anak berdiskusi mengenai ide bisnis, ajak mereka juga untuk berpikir, apa yang bisa mereka berikan kepada lingkungan dengan keberadaan bisnis tersebut. Jelaskan juga bahwa bisnis-bisnis yang berhasil, pada akhirnya akan memberikan sumbangsih kepada masyarakat di sekitarnya.

9. Melatih kemandirian untuk menghasilkan kepercayaan diri. 
Anda sangat ingin bukan, memiliki anak-anak yang mandiri dan percaya diri? Untuk menumbuhkannya, Anda bisa melakukan hal ini. Ketika anak meminta suatu barang, mainan baru misalnya, ajaklah mereka untuk berpikir bagaimana mendapatkan uang untuk memperoleh barang tersebut.

10. Melatih jiwa kepemimpinan anak. 
Jadikan anak Anda “kapten” ketika bermain bersama. Jadikanlah ia komando saat Anda dan keluarga ingin bermain, jalan-jalan, atau membersihkan rumah. Sesekali patuhilah instruksi yang ia berikan. Akan lebih baik lagi bila jiwa kepemimpinan ini dilatih ketika ia bermain dengan teman-temannya.

UC Onliners, demikianlah tips-tips untuk melatih anak menjadi seorang entrepreneur. Tips-tips tersebut dapat dilakukan dalam kegiatan sehari-hari. Semoga kesuksesan selalu menyertai keluarga Anda.

Sumber: ciputrauceo

Cara Mengajarkan Entreprenuership Pada Anak-Anak Kita

Read More

Tidak bisa dipungkiri bahwa di zaman yang semakin sulit ini membuat setiap orang dituntut untuk bekerja. Namun sadarkah UC Onliners antara keluarga dan karyawan, maupun keluarga dan bussinesman adalah dua hal yang berbeda ? Berikut adalah fakta di lapangan yang seringkali terjadi namun banyak orang belum menyadarinya:

1. Anak Bukanlah Karyawan Anda ! 
Ada sebuah kalimat yang dikutip dari anak kedua dari pendiri yayasan group ciputra yang menjadi pengelola 7 sekolah dan 1 universitas di Surabaya, Junita ciputra “ andai saya bisa memutar balik waktu, saya akan kembali ke masa dimana anak saya seblum 13 tahun”. Di salah satu presentasinya di depan mahasiswa UC Junita bercerita bahwa mendidik anak tidaklah sama seperti mendidik karyawan kita. Ia berkata bahwa seorang anak harus dituntung dengan kasih sayang dan penuh bimbingan tidak seperti seorang karwayan dan dituntut untuk bekerja sempura di setiap tugasnya. Junita juga berkata bahwa kebanyakan CEO dan orang yang memiliki kedudukan tinggi seringkali tidak menyadari akan hal ini. Seorang anak membentuk jati dirinya sejak usia 0 hingga umur 13 tahun, setelah itu anak dengan sendirinya akan memiliki jati dirinya yang dibentuk dari orang tuanya. Membimbing seorang karyawan harus lebih disiplin sedangkan membimbing anak haruslah lebih dituntun.

2. Keluarga Dekat dan Teman adalah Musuh Terberat Dalam Bisnis ! 
Mungkin tidak semua UC Onliners akan setuju dengan kalimat diatas. Kenyataanya adalah disalah satu perusahaan konsultan di Amerika berkata, bahwa mereka setiap minggunya menerima keluhan dari clien mereka tentang kehilangan uang yang diinvestasikan ke teman, keluarga ataupun tetangga yang mereka percayai. Ini membuktikan bahwa banyak sekali kasus terjadi dimana keluarga dekat memberikan garansi uang dengan return yang tinggi. Namun semua itu tidak selalu legal dan sah diatas hukum. Selain itu akan sulit menegur keluarga dekat jika mereka berbuat kesalahan dalam menjalani bisnis. Selalu ada perasaan ragu ketika mereka menegur keluarga saat berbuat kesalahan. Hal ini akan berbeda dengan karyawan anda. Tentu sahabat UC Onliners tidak akan ragu untuk menegur jika mereka berbuat kesalahan dan segera memperbaikinya.

3. Prioritaskan Kebutuhan Terpenting dalam Hidup Anda ! 
Buatlah sebuah list tentang jadwal kerja dan keluarga. Hal ini akan membantu anda menyeimbangkan kebutuhan keluarga dan pekerjaan. Uang bukanlah akar penyelesaian dari setiap masalah. Kebanyakan bagi orang yang sibuk akan sulit meluangkan waktu antara keluarga dan pekerjaan. Mereka akan lebih memprioritaskan pekerjaan atas dasar uang akan memberi kebahagiaan. Setiap anak perlu perhatian dari orang tuanya, dan memberikan uang bukanlah solusi dari masalah itu. Meluangkan waktu dengan pergi ke teather bersama keluarga akan membentuk hubungan yang erat daripada hanya sekedar memberikan uang. Selain itu dengan membentuk hubungan yang baik dengan keluarga akan membangun suasana mendukung demi terciptanya kinerja yang lebih baik.

Jika ditanya kembali ke dalam diri UC Onliners apakah mimpi anda sebenarnya ? apakah itu rumah mewah ? membahagiakan orang tua ? Membahagiakan istri ? Cobalah ambil 10 menit untuk berpikir dan merenung tentang tujuan sebenarnya anda bekerja. Banyak sekali orang yang bekerja dengan alasan ingin membahagiakan orang tua ataupun istri. Namun pada kenyataanya seringkali lupa dengan memarahi istri atau anak karena tugas pekerjaan yang berat. Pisahkan antara bisnis anda dan keluarga. Masalah bisnis janganlah dibawa kedalam keluarga begitu juga sebaliknya. Jika anda bisa membagi masalah ini, tentu performa dalam kerja juga akan semakin meningkat. Ini dikarenakan UC Onliners bisa fokus dengan arah dan tujuan utama anda.

Sumber: ciputrauceo

Cara Membedakan Keluarga Dengan Bisnis

Read More

Dalam menjalankan bisnis, Anda mungkin bingung bagaimana cara membagi waktu bersama bisnis dan pasangan Anda. Mengapa Anda tidak membangun bisnis bersama pasangan Anda? Sekarang Anda mungkin berpikir jawaban pertanyaan itu. Pasangan Anda adalah orang terdekat dalam kehidupan Anda. Pasangan Anda merupakan orang yang paling Anda mengerti. Dan Anda juga telah memahami keahlian pasangan Anda, kelemahan pasangan Anda sehingga tidak perlu masa pengenalan lagi. Hal yang terpenting jika Anda menjalankan bisnis bersama pasangan Anda maka Anda akan bertemu dengan dia setiap hari baik di kantor dan di rumah. Hal itu sangat mendukung hubungan yang harmonis bersama pasangan. Namun, Anda pasti akan menghadapi masalah berkaitan dengan ego, kasih sayang, dan emosi lainnya. Berikut adalah tips agar UC Onliners bisa membuat bisnis yang sukses seperti kehidupan berkeluarga Anda.

1. Pikirkan keuangan keluarga Anda.

Memulai bisnis tidak selalu langsung menghasilkan banyak uang. Oleh karena itu, jika Anda dan pasangan langsung terjun ke bisnis start-up maka keuangan keluarga mungkin akan terpengaruh. Keadaan ekonomi yang terganggu juga mungkin menyebabkan berbagai masalah lain dalam keluarga seperti pertengkaran. Anda dan pasangan juga mungkin akan stres karena kondisi ekonomi yang sedikit seret. Karena itu, Anda dan pasangan sebaiknya telah memiliki tabungan untuk menunjang ekonomi keluarga untuk sementara. Anda atau pasangan juga bisa mencari pekerjaan sampingan terlebih dahulu untuk menopang ekonomi keluarga.

2. Pembagian tugas dan tanggung jawab.

Hal ini sangat penting dalam membangun bisnis apalagi jika bersama pasangan. Tetapkan job description yang jelas di antara Anda dan pasangan sesuai dengan keahlian dan kemampuan masing-masing. Hal ini sangat membantu dalam meningkatkan efektivitas kerja Anda dan pasangan. Selain itu, pembagian tugas membangun batas antara hubungan pasangan dan partner bisnis.

3. Mengesampingkan ego.

Sebagai pasangan, Anda mungkin akan berusaha agar pasangan Anda tidak menghadapi kesulitan. Seperti misalnya seorang suami tidak ingin istrinya bekerja terlalu banyak atau seorang istri ingin membantu suaminya menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan rumit. Seringkali, pasangan tidak ingin dibantu terutama seorang suami. Ia akan merasa bisa mengerjakan semua tugas dalam bisnis dan istrinya tidak mengerjakan apa-apa. Padahal dalam bisnis, setiap orang harus bekerja dan memberikan kontribusi sesuai dengan keahlian masing-masing.

4. Menyamakan tujuan dan visi.

Dalam bisnis, pemilik harus memiliki visi dan tujuan yang sama. Sama halnya dalam membangun bisnis bersama pasangan, visi dan tujuan harus sama. Dengan begitu Anda dan pasangan dapat membangun bisnis yang sukses.

5. Ciptakan batasan antara waktu berbisnis dan waktu sama keluarga.

Bisnis dengan pasangan dapat mengeratkan hubungan antar pasangan, dapat juga merenggangkan hubungan Anda jika Anda tidak membuat batasan waktu kerja dan waktu bersama keluarga. Selepas kerja, Anda dan pasangan tidak boleh membicarakan masalah bisnis lagi. Pergilah menikmati waktu Anda sebagai pasangan.

Demikian tips untuk membangun bisnis yang sukses bersama pasangan. Semoga UC Onliners bisa menerapkannya bersama pasangan agar dapat tercipta hubungan yang harmonis baik di tempat kerja maupun di rumah. Salam entrepreneur.

Sumber: ciputrauceo

Bagaimana Pasangan Hidup Sebagai Pasangan Bisnis

Read More

Ingat pelajaran IPS saat Sekolah Dasar? Ketika duduk di bangku Sekolah Dasar, Bapak/Ibu Guru kita mengajarkan pernyataan ini pada kita : Indonesia adalah paru-paru dunia. Pernyataan tersebut muncul karena Indonesia memiliki wilayah perhutanan yang sangat luas, mencakup 60% dari keseluruhan luas wilayah di Indonesia. Bahkan, Indonesia memiliki hutan hujan tropis terbesar ke-3 di dunia. Ciri-ciri dari hutan hujan tropis adalah pohon-pohon yang tinggi, lebat, rapat, iklim yang hangat, serta curah hujan yang tinggi. Benarlah pernyataan yang diajarkan oleh Bapak/Ibu Guru kita, bahwa sebagian populasi dunia bergantung pada keberadaan hutan hujan tropis di Indonesia ini.

Pertanyaannya adalah, apakah pernyataan tersebut masih relevan sampai saat ini? Sayangnya, tidak. Jika kita mengikuti pemberitaan beberapa media besar internasional mengenai polusi di dunia, kita sebagai warga Indonesia akan malu. Hutan kita, yang sepuluh atau dua puluh tahun lalu digadang-gadang menjadi paru-paru dunia, ternyata malah menyebabkan masalah polusi, yang tidak hanya mencemari negara kita sendiri namun juga negara-negara tetangga. Polusi yang dikirim oleh hutan Indonesia ini dikecam oleh pemerintah negara lain dan berbagai media besar dunia, sehingga presiden kita, Susilo Bambang Yudhoyono harus meminta maaf kepada mereka. Memalukan bukan? Itu baru permulaan saja. Pada artikel ini, UCEO ingin berbagi kepada UC Onliners sekalian, mengenai 5 fakta betapa ironisnya keberadaan polusi di Indonesia.
Image Credit : http://cdn.coastalcare.org
Fakta 1 : Ternyata, luasnya lahan di Indonesia malah menimbulkan masalah.

Sebagai negara yang memiliki wilayah lahan hijau yang luas, ternyata masyarakat Indonesia tidak sadar dengan dampak negatif yang mungkin dimiliki. Bila kita logikakan, luasnya wilayah lahan hijau ini sebenarnya membawa kerugian juga bagi kita, yaitu adanya pencemaran yang juga meluas. Alasan pertama mengapa hutan di Indonesia menyumbang volume polusi udara yang besar adalah karena luas wilayahnya yang juga besar. Demikian halnya dengan wilayah perairan. Negara kita juga sering dikritik karena kondisi air yang tercemar polusi. Tentu kita bisa menggunakan logika, bahwa dua pertiga wilayah Indonesia adalah perairan, yang berarti bahwa potensi terjadinya polusi memang lebih besar dibandingkan negara lain yang wilayah perairannya lebih kecil.

Fakta 2 : Kebakaran hutan di Indonesia menyebarkan polusi ke negara-negara tetangga.

Fakta inilah yang disebut-sebut oleh UCEO di atas. Mengapa hutan-hutan di Indonesia menyebarkan polusi? Karena kebakaran. Bulan Maret lalu, kejadian ini sangat mempermalukan Indonesia. Kebakaran hutan di Sumatera, tepatnya di Riau, menuai kecaman karena asapnya melintasi wilayah-wilayah negara di Benua Asia, terutama Asia Tenggara. Jauh di atas permukaan hutan di Sumatera, satelit mengidentifikasi ratusan asap yang berasal dari hutan hujan dan perkebunan kelapa sawit. Hal ini berdampak pada negara-negara di wilayah Asia Tenggara, yang berada di sekitar Indonesia. Masyarakat negara-negara di Asia Tenggara mengalami batuk selama berminggu-minggu, pakaian yang berbau tanaman yang terbakar bercampur dengan polusi pabrik, serta debu dan asap kendaraan. Bahkan, sekolah-sekolah serta bandara ditutup karena adanya polusi kiriman dari Indonesia ini. Karena mengakibatkan permasalahan tersebut, Indonesia dimasukkan dalam daftar 5 besar penyumbang polusi gas rumah kaca terbesar di dunia. Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah yang menyebabkan kebakaran hutan di Indonesia ini?

Fakta 3 : Masyarakat Indonesia-lah yang membakar hutannya.

Miris memang. Dalam permintaan maafnya kepada negara-negara yang tercemari polusi udara ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan bahwa 70% kebakaran hutan di Indonesia disebabkan karena pemilik lahan menginginkan lahan yang bersih, sehingga mereka membakar hutan secara rutin. Media-media internasional menyebut kebiasaan pemilik lahan Indonesia ini sebagai “pembersihan lahan”, yang berarti mereka sudah mengenal, bahwa gaya pembersihan lahan di Indonesia adalah pembakaran hutan besar-besaran. Malu tidak?

Fakta 4 : Meski memiliki perairan yang luas, masyarakat Indonesia sulit mendapatkan air bersih.

Indonesia memiliki luas wilayah perairan yang bila ditotal, mencakup 6% dari sumber air di seluruh dunia, serta 21% total sumber air di wilayah Asia-Pasifik. Namun ironisnya, masyarakat Indonesia ternyata susah mendapatkan air bersih. Statistik mengatakan bahwa sedikitnya, 80% dari 250 juta penduduk Indonesia ternyata tidak memiliki akses air pipa. Masyarakat Indonesia juga masih menggunakan air sungai untuk masak, mencuci, serta minum. Ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan kualitas sumber air di Indonesia. Yang pertama adalah sampah rumah tangga. Data menunjukkan bahwa dari 51.372.661 perumahan di Indonesia, hanya ada 42,8% di antaranya yang melakukan pengolahan sampah. Sisanya, sekitar 56,15% rumah tangga, membuang sampah rumah tangga mereka begitu saja di sungai. Yang kedua adalah adanya aktivitas domestik, seperti aktivitas industri, yang sebagian besar residunya di buang di sungai dan laut.

Fakta 5 : Sungai Citarum adalah sungai paling ter-polusi di dunia.

Sungai Citarum, yang menyediakan 80% dari air permukaan Jakarta dan mengirigasi pertanian yang mensuplai 5% dari pertanian padi di Indonesia, ternyata merupakan sungai terpolusi di dunia. Peringkat ini diberikan oleh organisasi lingkungan, Green Cross Switzerland, dan organisasi nonprofit internasional, Blacksmith Institute. Selain ditemukan kandungan merkuri yang berbahaya, juga ditemukan sampah dari pertambangan dan sampah perkebunan kelapa sawit pada sungai Citarum. Menurut Hendri Bastaman, Menteri Lingkungan Indonesia, penyebab dari adanya polusi yang semakin memburuk ini adalah aktivitas manusia serta industri di sekitarnya. Manusia menyumbang polusi dengan melakukan mandi-cuci-kakus (MCK) di sungai, sehingga sungai tercemar detergen. Lalu, kegiatan indurstri juga menyebabkan sungai tercemar merkuri. Sanitasi dan kebersihan yang buruk ini menyebabkan 50.000 kematian per tahun di Indonesia, dengan sampah limbah yang mencapai 6 juta ton. Sampah ini terdiri dari sampah yang dihasilkan oleh manusia, yang dibuang langsung ke perairan tanpa diolah. Data tersebut diambil dari penelitian yang sampai sekarang masih dilakukan oleh World Bank.

Sumber: ciputrauceo

Fakta-Fakta Polusi Yang Ada Pada Indonesia

Read More